Erwin Anawijaya Seorang Blogger yang berpengalaman dan senang berbagi informasi seputaran teknologi game dan aplikasi

Snapchat Rilis Fitur Terbaru, Apa Sajakah Fungsinya!

1 min read

Snapchat mengenalkan beberapa feature baru ramah disabilitas yang diperuntukkan sebagai loyalitas menjadi perusahaan yang lebih adil, inklusif, dan anti rasisme.

Snapchat

“Di Snapchat, produk dibikin dengan pendekatan yang menyatukan empati dengan riset hingga kami bisa pahami bagaimana pemakai berhubungan lewat produk kami, bereksperimen untuk memverifikasi penemuan kami, dan mengulang-ulang design kami untuk tingkatkan inklusivitas,” kata Snapchat dalam penjelasannya, Minggu (15/5/2022).

Feature pertama kali yang diperkenalkan ialah Bitmoji. Ini ialah produk Snap di mana Snapchatter bisa mempersonalisasi avatar atau stiker mereka sendiri untuk berbicara di Snapchat atau program lain.

Saat ini, semuanya orang bisa merias avatar mereka dengan stiker yang tampilkan tongkat dan alat tolong dengar dalam beberapa warna atau gaya 3D (tiga dimensi) memakai bangku roda.

Baca :
Langkah Gunakan Filter Muka Menangis, Kembali Trending di TikTok dan Instagram

Feature ke-2 ialah Lensa AR untuk belajar Bahasa Kode. Snap (perusahaan induk Snapchat) mengeluarkan ASL Alfabet Lens pada 5 April 2022 dalam kerja sama dengan SignAll.

Ini ialah pengembangan pertama pada Lensa AR yang memungkinkannya 319 juta pemakai Snapchat untuk memulai belajar Bahasa Kode Amerika (ASL).

Indonesia sebagai salah satunya pengadopsi ASL mulai bisa manfaatkan lensa ini untuk belajar berdikari memakai bahasa sandi.

Feature paling akhir ialah Shows yang dibikin untuk Aplikasi mobile. Salah satunya content bagus yang ada untuk tingkatkan kesadaran mengenai disabilitas ialah “Make Way”.

Make Way banyak memiliki adegan yang meliputi cerita riil dari pemikiran beberapa orang riil mengenai bagaimana mereka hidup dengan disabilitas.

Baca :
Snapchat Perkenalkan Serangkaian Feature Baru Berbasiskan Tehnologi AR

“Beberapa acara ini benar-benar baik untuk memperlihatkan perwakilan yang lebih bermacam dari industri selingan, dan untuk Milenial dan Gen Z secara umum agar semakin pahami beberapa permasalahan yang kemungkinan jarang-jarang diulas dalam kerangka disabilitas,” terang Snapchat.

Sumber :

Rate this post
Erwin Anawijaya Seorang Blogger yang berpengalaman dan senang berbagi informasi seputaran teknologi game dan aplikasi